Posted by
Rieza Devi Anggraini
|
Posted in
Bunga
,
Puisi
,
Typhography
|
Posted on
22.30.00
Bunga Matahari
Di pagi hari.
bunga mawar datang menyapa taman dengan warna dan aromanya yang harum .
tetapi ternyata ia mempunyai duri yang amat perih , yang menusuk lapisan taman .
taman tidak ingin lagi memiliki mawar .
Namun disiang hari
datanglah bunga matahari dengan warna kuning dan bentuknya yang merekah.
menyebarkan keceriaan dan kebahagiaan di senyuman kelopaknya .
madu pun hinggap disenyumnya . dan taman pun sekarang bahagia karena ia memiliki bunga matahari yang menggantikan bunga mawar.
^
chaizha^
love more 31 than 13 .
Posted by
Rieza Devi Anggraini
|
Posted in
Angin
,
Puisi
|
Posted on
23.37.00
entah ,
aku hanya ingin bercerita satu kata tentang angin
ia selalu ada dimana-mana
biarpun ia hanya selenting udara yang terkadang nyaman karena ia terkadang menyentuh sehelai rambut menjadikan hal itu sangat disukai wanita ,
dan terkadang angin itu menyusuk tubuh karena udara yang ia hembuskan membuat angin yang tidak nyaman bagi kekuatan tubuh .
entah kenapa biarpun angin itu membawa angin tidak nyaman dalam dunia , tetapi dunia tetap selalu ingin melihat ia tersenyum :) .
tetap ingin bersama angin di dunia ini menatap secara dalam ke langit diatas sana ,
dan aku pun juga selalu ingin bersama angin mengahadapi dunia ini .
tersenyum , tertawa dan menangis bersamanya ,
angin mohon engkau tetap selalu ada disini , bersamaku di dunia ini ,
bantu aku menatap langit dengan kuatnya dirimu mengahadapi kerasnya global ini ,
buat hatimu nyaman bersamaku , karena itu yang hanya aku perlukan .
terima kasih angin :)
Posted by
Rieza Devi Anggraini
|
Posted in
Bintang
,
Puisi
|
Posted on
22.50.00
Cahayanya yang bergemilang berkilauan
Seakan pecah di permukaan bumi
Ia hanya mahluk kecil
Yang terdiam menunggu jawaban
Aku bertanya.. langit ke berapa engkau berada
Aku menunggunya
Tetapi tak ada jawabnya
Ia menerangi dan menemani hidupku
Tawanya , tanpanya bulan akan sendiri dan awan kesepian
Dunia menjadi gelap dan akupun sedih
Berharap adanya kenyataan
Yang dapat membuatnya
Bicara
Menemani kesendirianku